(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

 

Pemerintah tidak hanya membangun dunia pendidikan untuk menciptakan intelektual atau tenaga terampil di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tetapi pemerintah juga berperan dalam mengantarkan tamatan SMK untuk diterima di dunia usaha. ‘’Kegiatan Job Matching Fair ini pukulan telak bagi Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah KSB, karena teman-teman SMK bisa menghadirkan 30 perusahaan di sini. Bagaimana Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan Kabupaten untuk membuat MoU (memorandum of understanding) dengan dunia usaha agar mereka siap menerima tamatan SMK,” kata Wakil Bupati dalam sambutannya sebelum membuka Job Matching Fair 2019 di SMKN 1 Taliwang, Rabu pagi (25/09/19).

Lanjut Wabup, pemerintah menghadirkan SMK adalah untuk menciptakan tenaga terampil yang siap kerja. Bukan itu saja, namun juga yang mampu berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Wabup pun mengharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB yang hadir, agar Pemprov memberikan anggaran yang banyak untuk SMK, agar SMK bisa melatih dan mendorong siswanya selain siap kerja juga siap berwiraswasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Rusman, S.H., M.H mengapresiasi SMKN 1 Taliwang dan aliansinya yakni SMK se KSB dan Kabupaten Sumbawa melaksanakan Job Matching Fair. Termasuk kepada pelaku usaha yang berpartisipasi. Terkait anggaran untuk SMK, pemerintah melaksanakan revitalisasi untuk SMK. Memajukan SMK juga jangan ada dikotimi urusan Pemerintah Provinsi atau Kabupaten/Kota, tetapi menjadi tugas bersama.

Usai membuka yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon, Wabup meninjau dan mempraktikkan cara melamar bekerja di sejumlah stand perusahaan. Dimana setelah mendaftar di desk pendaftaran Job Matching Fair, kemudian memasuki stand perusahaan dan melakukan pendaftar dengan memphoto barkode perusahaan menggunakan ponsel dan terhubung secara online dengan perusahaan yang diinginkannya.(Humpro/Rilis 216/IX/2019)