Taliwang – Upacara Syukur di halaman depan Graha Fitrah, Senin (20/4), berlangsung dengan rangkaian pra-acara yang sarat makna. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekda drh. Hairul, M.M., unsur pimpinan organisasi vertikal dan Forkopimda, serta masyarakat penerima bantuan dan asuransi nelayan. Pada pra-acara, turut dilaksanakan penandatanganan piagam pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), penandatanganan kesepakatan bersama antara Universitas Teknologi Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, penyerahan simbolis asuransi nelayan, serta launching penyaluran bantuan pangan.

Dalam arahannya, H. Amar Nurmansyah menegaskan bahwa capaian program daerah harus terus dioptimalkan agar manfaatnya dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat. “Saya berharap hingga akhir bulan April ini, seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat telah menerima dan merasakan manfaat dari kartu tersebut,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti hasil Musrenbang Kabupaten Sumbawa Barat dan Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2027 yang telah dilaksanakan sebagai fondasi arah pembangunan ke depan. Dalam kondisi fiskal daerah yang penuh tantangan, seluruh pimpinan OPD diminta menyiapkan agenda dan program tahun 2027 secara cermat, solid, dan terukur. Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju telah mencapai 90,07 persen dan perlu segera dituntaskan.
Selain itu, H. Amar Nurmansyah menegaskan pemahaman terhadap kebijakan work from home sebagai bagian dari efisiensi dan penghematan energi yang mendukung ketahanan ekonomi nasional. Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, serta mendorong peran aktif semua pihak dalam menyosialisasikan pelaksanaannya.
Menjelang peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional pada 26 April, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di daerah. Dengan mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan langkah mitigasi berjalan efektif demi menjaga rasa aman di tengah masyarakat.
