(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Taliwang- Kebebasan pers dan pembangunan daerah tidak seharusnya berjalan di ruang yang berbeda. Pers yang kritis, independen, dan profesional justru dibutuhkan untuk memastikan pembangunan tetap berada pada arah yang benar. Bupati H. Amar Nurmansyah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan pers, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.

Bupati menilai fungsi media sebagai kontrol publik dan kontrol sosial tetap penting bagi pemerintah. Karena itu, ruang kritik harus tetap terbuka. Kritik yang disampaikan secara jujur dan berbasis fakta, menurut Bupati, bukanlah ancaman bagi pemerintah, melainkan bagian dari proses perbaikan. Di sisi lain, keterbukaan tersebut perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab dan profesionalisme pers. Di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), serta maraknya hoaks, wartawan dituntut semakin kuat dalam melakukan verifikasi, menjaga akurasi, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik.

“Bagaimana caranya agar kita bisa lebih inovatif. Profesionalisme ini juga harus ditingkatkan, harus lebih inovatif,” ujarnya saat membuka Konferensi Kabupaten (Konferkab) III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat di Ruang Rapat Gili Kenawa, Sekretariat Daerah, Kamis (20/8/2026).Ketua PWI Provinsi NTB, Ahmad Ikliludin, mengapresiasi perkembangan PWI Sumbawa Barat. Di tengah hubungan baik dengan pemerintah, ia mengingatkan agar kedekatan tersebut tidak mengurangi independensi pers. Menurutnya, wartawan tetap harus kritis dengan mengedepankan akurasi dan etika jurnalistik, terutama di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi.

Karena itu, ia berharap program kerja PWI Sumbawa Barat untuk tiga tahun ke depan dapat menjadi peta jalan dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas wartawan. Lebih dari itu, PWI diharapkan terus menjadi rumah besar bagi wartawan profesional yang mampu menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab sekaligus memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah.Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, pers merupakan bagian penting dalam perjalanan pembangunan. Informasi yang akurat membantu masyarakat memahami kebijakan, sementara kritik yang konstruktif dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan. Karena itu, hubungan antara pemerintah dan pers diharapkan terus dibangun dalam semangat kolaborasi yang sehat, tanpa menghilangkan independensi dan fungsi kontrol sosial pers.

Konferkab III PWI Sumbawa Barat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul, M.M., jajaran Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, serta insan pers se-Kabupaten Sumbawa Barat