TALIWANG—Masyarakat KSB diminta tidak surut untuk berqurban meski dihadapkan dengan musibah. ‘’Jangan surut, jangan karena musibah ini (gempa bumi) semangat berqurban menjadi lemah,’’ kata Bupati Sumbawa Barat, r. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai takbiran Idul Adha 1439 H di depan Alun-Alun Kota Taliwang, Selasa malam (21/08/2018).
Dikatakan Bupati, jangan sampai warga yang sebelumnya berniat berqurban sapi malah berubah menjadi kambing. Yang sebelumnya ingin berqurban kambing malah justru tidak jadi. Harus diingat bahwa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. Karenanya, bagi warga yang memiliki kemampuan untuk tetap berqurban meski ditimpa musibah. ‘’Allah memerintahkan kita berqurban, dengan berqurban maka Allah akan menghindarkan kita dari kebencian orang lain termasuk musibah,” jelas Bupati mengutip Qur’an Surat Al-Kautsar Ayat 2 dan 3.
Lanjut Bupati, warga KSB memiliki semangat yang tinggi. Meski dihadapkan dengan musibah, namun tetap antusias mengikuti pawai takbiran. Semangat ini harus tetap dipertahankan. Terlebih dalam memeriahkan pawai takbiran yang juga bagian dari syiar agama.
Pawai takbiran Idul Adha 1439 H/tahun 2018 ini diikuti 18 kelompok peserta. Peserta datang dari kelompok masjid hingga sekolah. berbagai miniatur, seperti masjid hingga hewan qurban diarak peserta diiringi kumandang takbir, tahmid dan tahlil serta tabuhan bedug rebana dan bambu yang dipukul peserta. Hadir dalam acara tahunan ini, Wakil Bupati Fud Syaifudin, S.T, Kapolres Sumbawa Barat, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Sekda Sumbawa Barat dan para kepala OPD.(Bagian Humas dan Protokol)
