
Sumbawa Barat, – Bertempat di Lantai 3 Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST. membuka secara resmi kegiatan Bimtek Penyusunan Profil Desa untuk Peningkatan Kualitas Perencanaan Berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) pada Kamis (30/10/2021), pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Sarpras Desa dan UEM DPMPD – DukCapil Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Irpan Dilaga, SH., MH. selaku narasumber, Asisten Pemerintahan dan Kesra pada Setda KSB, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, Sekretaris Desa serta Kasi Pemerintahan Desa se-KSB.
Kepala DPMD KSB dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini para peserta yang hadir akan diberikan pembekalan mengenai pendataan penduduk secara manual dan melalui sistem aplikasi SDGs yang merupakan upaya terpadu untuk mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya guna percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Menurut Kepala DPMD KSB, pendataan yang akan dilaksanakan ini sangatlah penting. “Pendataan ini sangat penting, semua data-data yang ada di desa, demografis desa akan tergambar jelas melalui proses pendataan. Hasil pendataan ini nantinya akan menjadi dasar acuan bagi desa untuk menyusun APBDes di tahun-tahun berikutnya. Kegiatan ini juga sebagai upaya mendukung Program KSB Satu Data yang dipadukan dengan program NTB Satu Data”, jelas Kepala DPMD KSB.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, ST. dalam sambutannya menyampaikan bahwa SDGs ini adalah upaya untuk mencapai tujuan Program Pembangunan Berkelanjutan sehingga perlu diikuti dengan baik hingga selesai. “Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan ide-ide kreatif dan inovasi untuk menciptakan brand/icon yang akan menjadi identitas desa yang ada di KSB. Saya juga berharap agar Bapak, Ibu perwakilan masing-masing desa dapat memberikan data yang sebenarnya sehingga nantinya proses pendataan dapat berjalan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan”, tutup Wakil Bupati. (Prokopim/rilis104/IX/2021)