
Sumbawa Barat, – Pelaksanaan Upacara Syukur ke-6 tahun 2022 berjalan lancar. Seperti biasa kegiatan dihadiri oleh seluruh ASN lingkup KTC, unsur Forkopimda, Para Camat dan Lurah.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kompleks KTC, Senin 20/06/2022 diawali dengan penyerahan piagam penghargaan implementasi Non Cut Off (pengaktifan kepesertaan langsung) kepada BPJS Kesehatan cabang Bima oleh Bupati, penyerahaan alat bantu berupa kaki palsu, alat bantu dengar, kursi roda, tongkat ketiak, tongkat netra dan tongkat kaki 4 kepada beberapa warga Sumbawa Barat, dan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba penelitian Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2022.
Dalam amanahnya Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. mengulas kembali pentingnya memelihara semangat perjuangan pembentukan KSB. Dikatakan Bupati bahwa lahirnya Kabupaten Sumbawa Barat telah mendorong terwujudnya pendekatan pelayanan terhadap masyarakat. “Berbagai simbol otonomi daerah telah kita upayakan diwujudkan. Kita telah berupaya menghadirkan lembaga lembaga vertikal seperti Kepolisian Resort Sumbawa Barat, Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Kodim 1628 Sumbawa Barat, Kantor Pertanahan Sumbawa Barat, Kompi Brimob Sumbawa Barat, dan saat ini kita sedang usulkan untuk pendirian Pengadilan Negeri dan Lapas di Kabupaten Sumbawa Barat. Semua itu kita lakukan untuk mewujudkan cita – cita reformasi dan menjalankan amanah Otonomi Daerah, serta tugas kita selanjutnya adalah bagaimana agar keberadaan kita sebagai Aparatur Sipil Negara dapat dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat”, terang Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan agar para ASN dapat menjadi corong untuk memberikan pemahaman tentang program Posyandu Gotong Royong di tengah masyarakat. “Posyandu Gotong Royong yang menjadi Program Unggulan Daerah harus dapat kita laksanakan sebaik mungkin. Kita sebagai abdi negara agar dapat menjadi corong di tengah masyarakat, memberikan pemahaman tentang keberadaan Posyandu Gotong Royong sebagai pusat penanganan berbagai persoalan warga. Jika solusinya tidak dapat diberikan secara langsung, maka dapat disampaikan dalam Forum Yasinan”, tegas Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat KSB untuk berkurban. “Ayo semua kita berkurban. Berkurban tak hanya menjadi momen berbagi, namun dengan berkurban, kita telah membersihkan harta kita dari yang bukan hak kita, sekaligus menyucikan jiwa dari penyakit hati. Mari kita manfaatkan momentum yang baik ini untuk mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT”, tutup Bupati.