(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Seteluk – Bupati Sumbawa Barat H.Amar Nurmansyah, ST.,MSi dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj.Hanipa, S.Pt,M.MInov mengawali kegiatan Safari Ramadhan 1446 H di Kecamatan Seteluk pada Selasa (11/3). Ini adalah kunjungan perdana Bupati dan Wakil Bupati bersama seluruh jajaran Pemkab Sumbawa Barat yang merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, pemerintah Kecamatan Seteluk, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Camat Seteluk, Syamsul Hadi, S.Pd, dalam laporannya menyampaika tentang kondisi wilayah dan rencana sebulan lagi para petani akan memulai musim panen. Masyarakat berharap agar harga jual gabah tidak kembali rendah seperti yang terjadi pada tahun 2024.

“Sebagai gambaran pak Bupati, harga jual gabah kering giling tahun 2024 hanya sebesar Rp 3.500 per kilogram ini belum mampu menutupi biaya operasional petani kita. Kami berharap agar ada intervensi dari pemerintah untuk membantu meningkatkan harga jual gabah tahun ini, seiring dengan visi Bupati KSB yang ingin membawa kemajuan di sektor pertanian,” ujarnya.

Selain itu, Syamsul Hadi juga menyampaikan adanya ancaman gagal panen, tepatnya di Desa Meraran, yang 80 persen lahannya terendam banjir beberapa waktu lalu. “Untuk itu kami juga mengharapkan adanya bantuan dari instansi terkait untuk mengatasi masalah tersebut,” pintanya.

Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, dalam sambutannya menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi pemerintah dengan masyarakat sembari mendengarkan langsung keluhan yang sedang dirasakan. “Kami baru dilantik 21 hari lalu, dan Seteluk adalah tempat pertama yang kami pilih untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Amar sapaan akrabnya juga memperkenalkan satu per satu kepala OPD di lingkungan pemerintah KSB beserta tugasnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih mengenal jajaran pemerintah KSB. “Inilah tim kerja kami, semua harus dikenali agar interaksi sosial dan keluhan masyarakat dapat dengan cepat diserap,” tambahnya.

Menanggapi laporan Camat Seteluk terkait harga gabah, Bupati menegaskan bahwa harga gabah yang telah ditetapkan oleh pemerintah adalah Rp 6.500 per kilogram. Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga harga tersebut dan turut mengawal keberlanjutan harga yang adil bagi para petani. “Harga ini sesuai dengan apa yang ditetapkan pemerintah pusat, harga twrsebut adalah harga gabah panen,” jelasnya.

Di akhir H. Amar meminta doa dan dukungan dari masyarakat untuk kelancaran program-program pemerintahannya. Menurutnya, tanpa ada dukungan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat kesejahteraan akan sulit tercapai. “Tidak akan tercapai kesejahteraan masyarakat jika tidak ada partisipasi dari masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut Bupati memberikan paket sembako kepada masyarakat miskin dan kurang mampu, dan penyerahan dana hibah kepada lembaga sosial kemasyarakatan di Kecamatan Seteluk.