(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Taliwang, 12 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Rapat Gili Paserang, Lt. III Graha Praja. Acara strategis ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., jajaran Asisten, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Sekretaris, Kasubag Program, dan Fungsional Perencana di lingkup Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dan arah kebijakan pembangunan daerah.

Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sumbawa Barat, Suhadi, S.P., M.Si., menggarisbawahi pentingnya orientasi RKPD sebagai tahapan persiapan krusial dalam penyusunan RKPD tahun 2027. Agenda pokoknya adalah mendengarkan arahan pimpinan daerah mengenai arah kebijakan pembangunan, kerangka regulasi, serta isu-isu strategis yang akan menjadi landasan dokumen perencanaan. Suhadi juga menjelaskan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025 dan diharapkan selesai pada pertengahan Mei 2027, mencakup tahapan penyusunan rancangan awal, rancangan, pelaksanaan pengusiran, perumusan, hingga penetapan. Beliau menekankan bahwa RKPD 2027 memiliki tema pembangunan yakni “Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah, dan Pertumbuhan Kelas dan Ekonomi Baru”, yang akan difokuskan pada percepatan tiga pilar utama: peningkatan kesejahteraan sosial, optimalisasi potensi sumber daya, dan penciptaan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., dalam arahannya dengan tegas menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk tetap konsisten pada dua program unggulan, yaitu Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa. Terkait dengan Kartu Sumbawa Barat Maju, Bupati menyampaikan bahwa program ini telah melayani 37.990 KK atau 39.979 jiwa. “Di 2026 saya harapkan tidak ada lagi keluhan tentang Kartu Sumbawa Barat Maju, harus sudah kita kerjakan dengan maksimal,” tegas Bupati. Selain itu, Bupati juga menginformasikan bahwa program KSB Maju Luar Biasa sedang dalam tahap penyusunan, yang salah satu fokusnya adalah pengembangan pariwisata yang didukung oleh budaya lokal. Hal ini sejalan dengan audiensi yang telah dilakukan sebelumnya dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara pada 7 Januari 2026, terkait rencana ketahanan ekonomi pasca tambang untuk sektor pariwisata.

Suhadi juga menambahkan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus memperhatikan capaian kinerja pemerintah daerah yang diukur melalui tiga indikator utama: Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Daerah, dan Indikator Utama Pembangunan (IUP). Target IKU di 2027 antara lain Indeks Pembangunan Manusia sebesar 77,49 poin, angka kemiskinan turun menjadi 9,50%, dan tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 6%. Diharapkan melalui orientasi ini, seluruh perangkat daerah dapat memiliki pedoman yang jelas, menyelaraskan program dan kegiatan dengan sasaran pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas perencanaan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil.

Orientasi RKPD 2027 ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh jajaran perangkat daerah untuk menyamakan persepsi dan pemahaman arah kebijakan pembangunan. Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan dapat memiliki pedoman perencanaan, menyelaraskan program dan kegiatan dengan sasaran pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas perencanaan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil. Visi pembangunan daerah, ‘Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat’, menjadi landasan utama dalam setiap tahapan penyusunan RKPD 2027.