TALIWANG—Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi lokasi penutupan kegiatan TMMD ke-101 Tahun 2018. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pun memimpin upacara penutupan ini.
Sebelum upacara penutupan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Tahun 2018, Kasad dan pejabat Mabes TNI AD mendengarkan presentasi hasil kegiatan TMMD ke-101. Dandim 1607/Sumbawa, Letkol ARM Sumanto, S.Sos selaku Dansatgas TMMD ke-101 di KSB memperesentasikan hasil kegiatan TMMD yang digelar di Desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkan di ruang rapat utama Gedung Graha Fitrah, Kamis (3/05/2018).
Sebelum memimpin upacara penutupan TMMD, Kasad dan istri terlebih dahulu disambut dengan pemasangan sapu tobo, selendang dan sarung khas KSB sebagai ucapan selamat datang dan menjadi warga adat KSB. Kasad dan rombongan kemudian disuguhkan dengan penampilan defile budaya yang mewakili sejumlah suku di Indonesia yang ada di KSB, mulai dari seni Gendang Beleq mewakil suku Sasak Lombok. Kesenian Reog Ponorogo mewakili Suku Sasak, kesenian dari Bima-Dompu, Sulawesi, NTT, Bali, Samawa termasuk dari etnis Arab dan lainnya.
Dalam upacara penutupan TMMD yang dilaksanakan di Lapangan Graha Fitrah, Dansatgas TMMD ke-101 di KSB, Letkol ARM Sumanto, S.Sos kembali melaporkan hasil kegiatan TMMD yang digelar di Desa Ai Kangkung kepada Kasad, Jenderal TNI Mulyono selaku inspektur upacara. Kegiatan fisik yakni, pembuatan jalan usaha tani sepanjang 4 km, rehab musholla, pembangunan pagar pura sepanjang 126 meter, pembuatan tempat wudhu, pembuatan tempat MCK 4 unit, pembuatan Pos Kamling 4 unit dan pembuatan talud sepanjang 800 meter.
Sementara kegiatan non fisik yang telah tuntas dilaksanakan adalah penyuluhan wawasan kebangsaan. Penyuluhan bidang hukum, penyuluhan Kamtibmas dan Narkoba, bidang lingkungan hidup, bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bidang lainnya yang dalam pelaksanaanya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainnya. Usai mendengar laporan Dansatgas, Kasad melepas pita tanda pelaksanaan TMMD ke-101 Tahun 2018. Pelepasan pita dari pundak anggota TNI, Bhabinkamtibmas dan aparatur Pemerintah KSB ini sebagai tanda secara simbolis ditutupnya kegiatan TMMD ke-101 Tahun 2018.
Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya mengatakan, TMMD ke-101 tahun 2018 dilaksanakan di 50 kabupaten di seluruh Indonesia. Penutupannya pun dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di KSB. TMMD merupakan kegiatan untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan rakyat dengan melakukan pembangunan di daerah terpencil dan dilaksanakan bersama rakyat. Kegiatan TMMD ke-101 telah berjalan dengan baik termasuk di KSB. ‘’TMMD diharapkan juga bisa membangun jiwa, semangat dan gerakan gotong-royong di tengah-tengah masyarakat. Pada hari ini tanggal 3 Mei 2018, TMMD ke-101 Tahun 2018 secara resmi saya nyatakan ditutup,” kata Kasad.
Sasaran yang telah dilaksanakan dalam TMMD agar bisa di manfaatan dan dipelihara dengan baik. Apa yang dibangun tentunya merupakan sesuai kebutuhan masyarakat. Karenanya, pastikan sarana dan prasarana yang dibangun bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperlancar kegiatan masyarakat.
Upacara penutupan TMMD ke-101 Tahun 2018 ini ditutup dengan parade terjun payung anggota TNI-AD. Ribuan pasang mata di lapangan Graha Fitrah menyaksikan pertunjukan memukai 16 penerjun payung dari berbagai kesatuan di TNI-AD. Puncaknya adalah empat penerjun yang membawa bendera. Bendera Kodam IX/Udayana dibawa oleh srikandi Sertu Koad Desi. Bendera TNI AD/Kartika Eka Paksi oleh Kopda Edi. Bendera Sumbawa Barat dibawa anggota Kopassus asal Lombok Timur, Praka Sukma Wijaya dan ditutup penampilan Serda Nelson yang membawa bendera merah putih.(Bagian Humas dan Protokol)
![]() |
![]() |
![]() |


