Dalam upacara syukur pertama KSB tahun 2020, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga sikap netralitas ditahun politik 2020 ini. Bukan saja ASN, juga kepada anggota TNI dan Polri. Pada tahun 2020 ini, secara nasional ada 270 Daerah yang akan melaksanakan pilkada, mulai dari pemilihan pasangan Gubernur, Bupati dan Walikota, salah satu di antaranya adalah Pemilihan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati KSB.
Untuk itu, seluruh ASN, termasuk anggota tni dan polri untuk menjaga netralitas. Jangan terlibat politik praktis, karena sanksi berat akan menanti, mulai dari sanksi pemecatan ditambah lagi sanksi pidana. ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, agar seluruh tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dapat berjalan aman, lancar dan demokratis. Sikapi setiap perbedaan dengan hati dan pikiran yang jernih. Jangan ada ASN yang saling hujat menghujat, membuat dan menyebar berita hoax, saling hasut atau terprovokasi, jangan membuat forum debat kusir, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Ingatlah perbedaan adalah sebuah keniscayaan dan perbedaan memang sengaja diciptakan.
Bupati mengingatkan, agar ASN fokus bekerja, menyelesaikan tupoksi yang dimiliki. Menyelesaikan pertanggungjawaban dari program kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2019. Terlebih penerapan e-kinerja efektif dilaksanakan di tahun 2020 ini. Bagi PNS yang berkinerja tinggi, dibarengi dengan kreatifitas dan kedisiplinan yang tinggi, secara otomatis akan mendapat tunjangan kinerja daerah yang tinggi. Sebaliknya, PNS yang malas, kurang kreatif dan disiplin yang rendah, tunjangan kinerja daerah yang akan diterimanya akan rendah pula.(Rilis 14/Prokopim/I/2020)
