(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Seteluk — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., mengapresiasi capaian Kabupaten Sumbawa Barat yang tidak memiliki desa dengan kategori miskin ekstrem. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (13/03).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Wakil Ketua DPRD Merliza, S.Sos.I., M.M., serta jajaran Forkopimda, forkopimcam, dan masyarakat Sumbawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Amar Nurmansyah menyampaikan bahwa kondusivitas daerah hingga saat ini tetap terjaga berkat sinergi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Kondisi tersebut turut mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati juga menyampaikan rencana pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak pada tahun 2026 yang akan diikuti 22 desa, dengan kemungkinan bertambah menjadi 23 desa apabila proses penetapan kode desa untuk Desa Seteluk Rea dapat diselesaikan. Tahapan pilkades tersebut direncanakan berlangsung mulai September hingga November 2026.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas program unggulan Pemerintah Provinsi NTB, yakni Program Desa Berdaya, yang menetapkan dua lokasi di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai lokus program tersebut, yaitu Kelurahan Telaga Bertong dengan sasaran 100 kepala keluarga serta Desa Seteluk Tengah dengan sasaran 50 kepala keluarga.

Menanggapi gal tersebut, Gubernur NTB menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, sehingga kolaborasi antara berbagai pihak diperlukan agar upaya penanganan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal juga menyoroti capaian Kabupaten Sumbawa Barat dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di tingkat desa. “Di KSB, tidak ada desa yang miskin ekstream, warga yang miskin ekstream ada, tapi desa yang miskin ekstream tidak ada, satu satunya kabupaten yang tidak ada desa yang statusnya miskin ekstream,” ujarnya.

Pada kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diserahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, antara lain 25 paket bantuan dari TP PKK, 25 paket bantuan dari Baznas Sumbawa Barat, 100 paket bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, 50 paket bantuan sembako dari Bank NTB, serta bantuan Baznas NTB Takwa Sabilillah sebesar Rp25 juta.

Selain bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menyalurkan dana hibah kepada sejumlah lembaga, yakni AKA Frendlish Course Desa Rempe sebesar Rp15 juta, Masjid Nurul Yakin Desa Air Suning sebesar Rp100 juta, Majlis Taklim Sahabat Hijrah Desa Meraran sebesar Rp20 juta, serta KBM Integral Simbat Dusun Batu Cemai Desa Meraran Kecamatan Seteluk sebesar Rp200 juta.