Brang Ene, 6 Maret 2026- Program Kartu KSB Maju, yang telah mulai dijalankan sejak tahun 2025, harus segera terealisasi secara merata. Hal ini ditegaskan Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., dalam rangkaian Safari Ramadhan sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kabupaten yang digelar di Masjid Darussalam, Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Hj. Hanipah, S.Pt.,M.M.Inov, unsur Forkopimda, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab KSB.
Camat Brang Ene, Nurdin, S.Pt., melaporkan bahwa masyarakat Brang Ene mulai merasakan manfaat program Kartu KSB Maju. Dari total target distribusi sebanyak 1.755 kartu, realisasi pendistribusian hingga 6 Maret 2026 telah mencapai 1.198 kartu, atau setara dengan 68,26 persen. Rinciannya, 1.098 kartu terdistribusi pada tahap pertama dan 100 kartu pada tahap kedua. Dengan demikian, masih tersisa 31,74 persen atau sekitar 557 kartu yang belum terdistribusi.
Selain itu, dilaporkan juga mengenai progres pembangunan di sektor perumahan. Sebanyak 26 unit rumah telah direhabilitasi melalui program Rumah Layak Huni (RLH), sementara pembangunan baru telah mencapai progres 80 persen.
Mengenai persiapan program KSB Maju Luar Biasa, “Untuk sektor Destinasi Wisata Kerakyatan, sosialisasi kepada masyarakat sudah kami lakukan. Sedangkan untuk program peternakan, dua Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) sedang dalam proses administrasi,” lapor Camat Nurdin.
Camat juga melaporkan bencana angin puting beliung dan banjir yang merusak sejumlah infrastruktur di beberapa desa di Kecamatan Brang Ene. Dengan ini, Ia meminta kepada pemerintah daerah untuk menangani jembatan sekolah, pembangunan infrastruktur irigasi dan bronjong, serta revitalisasi jalan usaha tani yang putus dan longsor guna mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyoroti masih adanya kartu KSB Maju yang belum terdistribusi. “Harapan saya, sampai akhir April semua pendistribusiannya sudah selesai. Masalahnya bukan karena tidak ada kartunya, tetapi pendistribusiannya yang belum selesai,” tegas Bupati.
Bupati meminta para Kepala Desa untuk lebih proaktif menjadwalkan penyelesaian distribusi, tidak hanya bergantung pada jadwal dari kabupaten. Pemerintah desa dinilai lebih memahami kondisi dan kesibukan warganya.
Bupati juga mengingatkan bahwa pemilik nama yang tertera di rekening wajib hadir langsung untuk mengaktifkan kartu di Bank NTB Syariah. Kartu ini merupakan hak seluruh masyarakat KSB, dan meskipun saat ini mungkin belum semua merasakan manfaatnya, ke depan kartu ini akan menjadi pintu masuk utama berbagai layanan dan bantuan pemerintah.
Mengenai program KSB Maju Luar Biasa, Bupati memastikan pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan wisata Brang Ene akan segera direalisasikan. Menindaklanjuti sosialisasi yang telah dilakukan, rencananya destinasi wisata kerakyatan tersebut akan diresmikan dan mulai dioperasionalkan pada 20 November 2026 mendatang. Pengelolaannya nanti akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing desa.
Sementara untuk program agribisnis sapi, Bupati menjelaskan bahwa pendekatannya akan difokuskan pada pemberdayaan Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) terlebih dahulu. Sebanyak 100 ekor sapi/Kelompok Hkm, diawali oleh HKm Batu Dulang dan HKm Ontar Telu.
“Ini akan kita bina terus, dan kita pastikan penggemukannya dibangun di Brang Ene. Untuk itu perlu keseriusan dalam mendukung program ini,” ujar Bupati. Ia menekankan pentingnya infrastruktur pendukung dan pembinaan berkelanjutan agar program ini berhasil.
Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Brang Ene yang hingga saat ini mampu menjaga wilayahnya bebas dari aktivitas pertambangan ilegal. “Alhamdulillah, sampai saat ini Brang Ene bisa menjaga bebas dari tambang ilegal,” pujinya.
Dalam rangkaian acara Safari Ramadhan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat, terdiri dari: 25 paket sembako untuk lansia dari TP-PKK KSB, 100 paket sembako dari Pemerintah Daerah KSB, dan 25 paket sembako dari Baznas KSB. Selain itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis Dana Hibah sebesar Rp125.000.000 untuk Masjid Al-Ikhlas, Dusun Fajar Karya, Desa Mujahidin dan Rp100.000.000 untuk Yadri Research Center, Desa Menemeng.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Ketua MUI KSB, Dr. TGH. Burhanuddin, SQH. Ia mengajak jamaah untuk merefleksikan diri melalui peristiwa turunnya Al-Qur’an.
Malam ke-5 Safari Ramadhan di Brang Ene menjadi penegas komitmen pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah ini, khususnya dalam pendistribusian Kartu KSB Maju dan kesiapan menyambut program unggulan KSB Maju Luar Biasa 2026.