(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Taliwang- Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitutamkin sukses menyelenggarakan Tabligh Akbar yang bertempat di Masjid Agung Darussalam pada Sabtu (31/1/2026). Acara yang mengundang ustadz Dr. Ahmad Rofi’i, LC, MM.Pd, Pimpinan Ponpes Al-I’tishom Karawang Jawa Barat ini, dihadiri oleh anggota TBA, anggota koperasi masyarakat, serta menjadi wadah penting dalam membahas penguatan ekonomi syariah di Kabupaten Sumbawa Barat.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, yang juga menjabat sebagai Ketua TBA KSB, mengajak agar anggota KSPPS Baitutamkin turut menjadi anggota TBA. Wabup menekankan pentingnya sinergi antara Baitutamkin dengan pemerintah melalui Lembaga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) KSB. “Seharusnya yang menjadi anggota koperasi Baitutamkin harus menjadi anggota TBA,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap keberadaan KSPPS ini sebagai upaya untuk mengurangi praktik pinjaman rentenir atau yang dikenal sebagai ‘bank rontok’. Lebih lanjut, Hj. Hanipah menyebutkan bahwa program unggulan daerah “Kartu KSB Maju,” juga mendukung inisiatif ini. Terbentuknya Baitutamkin, menurutnya alasan dari adanya TBA, yang bertujuan memajukan ekonomi syariah di Sumbawa Barat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada izin operasional bagi bank-bank rontok di wilayah Sumbawa Barat. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan atas tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dari praktik pinjaman yang merugikan.

Mengenai Program ”Kartu KSB Maju” yang disinggung sebelumnya, Bupati juga menyampaikan progres pembagian kartu ATM dan buku tabungan telah mencapai 66%. Dari total 51.915 Kepala Keluarga yang terdaftar untuk Kartu KSB Maju ini, rekening telah tercetak seluruhnya. Meskipun demikian, proses pencetakan fisik kartu masih berlangsung. “Insha Allah, pada akhir Februari akan diselesaikan pembagiannya,” janji Bupati, menargetkan seluruh pembagian kartu dan buku rekening tuntas pada akhir bulan Februari mendatang.

Bupati menghimbau kepada masyarakat yang telah menerima buku rekening atau Kartu KSB Maju namun belum mendapatkan layanan optimal, untuk tetap bersabar. Bupati menjelaskan bahwa kartu ini merupakan inisiatif jangka panjang dari pemerintah yang akan memberikan manfaat di kemudian hari. Ini juga termasuk akses terhadap layanan UMKM dan bantuan koperasi syariah berbasis TBA. “Mari terus bekerjasama mengembangkan layanan ini kepada masyarakat, sehingga melalui pendekatan ini kita dapat mengurangi bank rontok,” tegas Bupati dalam mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat Sumbawa Barat yang lebih berkeadilan dan berbasis syariah.