(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Sumbawa Barat, – Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen. Pol. Djoko Poerwanto bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Kamis, (02/01/2021) pagi. Bupati menerima kunjungan kerja tersebut di Aula Central kediaman Bupati Sumbawa Barat.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin,M.M. dalam sambutan penerimaannya, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan yang telah dilakukan oleh Kapolda beserta jajarannya di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan tentang kesuksesan program gotong royong, yang telah mengantarkan KSB meraih penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Program Gotong Royong yang dipayungi oleh Perda Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Program unggulan lainnya yaitu Yasinan. Program Yasinan ini, ungkap Bupati sudah familar dikalangan rekan-rekan Forkopimda. Kapolres, Dandim, Ketua BNN, Kejaksaan, turut hadir dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. “Melalui program Yasinan, banyak hal yang diselesaikan, contohnya program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kerja-kerja kolaboratif yang terbangun di tengah masyarakat menunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat berada di atas rata-rata Kabupaten lain. Ada agen-agen yang mengawal semua program daerah, dan sebanyak 228 posyandu yang dikelola oleh para agen dan membangun kerjasama dengan Bhabinsa dan Babinkamtibmas. Banyak yang dapat kita selesaikan yang kabupaten lain tidak bisa selesaikan. Peran Bhabinsa/Babinkamtibmas sangat penting”, terang Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tentang kondisi kehidupan sosial masyarakat KSB berlangsung dengan aman dan nyaman. Di KSB telah dibentuk Desa Siaga Kerukunan sebagai wujud toleransi masyarakat yang cukup baik, sehingga hari ini Kabupaten Sumbawa Barat berstatus Zero Horizontal Konflik di NTB.

Program-program lainnya, Bupati juga memaparkan suksesnya pelaksanaan program vaksinasi yang didukung penuh oleh TNI/POLRI, hingga capaian vaksinasi KSB berada di atas rata-rata. Demikian pula Program Nasional yang saat ini sedang berlangsung yaitu Industri Smelter. Saat ini pembebasan area Industri Smelter telah dilakukan, dan pelaksanaan groundbreaking akan segera dilaksanakan. Untuk program Pariwisata, Pemerintah KSB sedang mengupayakan pembangunan Bandara, sebagai upaya untuk mempermudah aksesibilitas menuju KSB.

Bupati menyebutkan bahwa 4 jalan telah dibangun dalam menyambung akses masyarakat KSB. “Lewat jalur tanah, alhamdulillah bahwa seluruh daerah di KSB sudah tersambung dengan jalan beraspal dan sudah tidak ada daerah terisolir. Lewat jalan api, bahwa semua desa telah teraliri listrik. Lewat jalur angin, bahwa semua daerah telah terjangkau oleh signal handphone. Sementara yang berat saat ini yang sedang dihadapi adalah bagaimana membangun jalan pikiran. Bagaimana kedepannya pikiran, mental masyarakat KSB harus siap dalam menghadapi berbagai ujian dalam membangun KSB”, ungkap Bupati.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen. Pol. Djoko Poerwanto dalam sambutannya menyampampaikan ucapan terima kasih karena telah diajak
bergabung menjadi masyarakat KSB. “Saya senang dan bangga menjadi warga KSB. Oleh karena itu, saya mengajak semua anggota agar memiliki sikap bahwa saya sebagai insan Polri, sebagai abdi utama dan kami adalah pelayan, bukan untuk dilayani”, kata Kapolda.

Dalam membangun kerjasama di dalam masyarakat, Kapolda menekankan tiga hal penting yaitu komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Ketiganya harus mampu mengeksekusi di lapangan. Bagaimana masyarakat harus merasa nyaman dan kondusif. Kita anggota Polri harus mampu menjadi katalisator. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga berpesan terkait dengan penyelenggaraan Moto GP di sirkuit Mandalika, agar terus disosialisasikan dan masyarakat NTB harus siap dalam menghadapi event tersebut. Kepada Bupati, Kapolda Irjen. Pol. Djoko Poerwanto menitipkan kapolres beserta jajarannya untuk melaksanakan tugasnya dalam menjaga KSB agar tetap nyaman dan kondusif.

Kapolda dalam kesempatan tersebut juga memberikan pencerahan. Bupati menurutnya adalah seorang kepala daerah yang juga sebagai panglima. Tupoksi seorang kepala daerah membangun moral, dan menghimpun kekuatan untuk memajukan daerah. Forkopimda adalah supporting utama dari panglima. Ia berharap agar tercipta kerjasama yang baik dalam menjaga keanekaragaman luar biasa yang ada dalam masyarakat KSB. “Perbedaan adalah kekayaan, kita harus mampu merawat perbedaan”, singkat Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat memberikan cinderamata dan memasang sapu tobo kepada Kapolda NTB, serta memasang selendang kre alang kepada Istri Kapolda NTB sebagai bentuk rasa terima kasih atas kunjungannya ke Kabupaten Sumbawa Barat.