
Sumbawa Barat, – Sabtu (18/12/2021), Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc.,D.E.S.A., Ph.D., atau akrab disapa UAS, mengisi acara tablig akbar di halaman Masjid Agung Darussalam. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meperingati Harlah KSB Ke-18 dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati KSB masing-masing bersama istri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala SKPD, masyarakat KSB dan sebagian masyarakat yang datang dari luar KSB.
2 jam sebelum acara dimulai, masyarakat sudah berduyun-duyun menuju lokasi Tabliq Akbar. Meskipun jalan raya terlihat padat merayap, namun karena kesigapan Polisi Lalu Lintas Jajaran Polres Sumbawa Barat dibantu Dishub KSB, membuat kondisi jalan tertib dan aman.
Dalam ceramahnya, UAS memberikan apresiasi dan pujian terhadap pemimpin Kabupaten Sumbawa Barat. Selain dikarunia alam yang indah, ternyata pemimpinnya juga paham betul akan konsep keseimbangan dunia dan akhirat. Bagaimana tidak, di Kabupaten Sumbawa Barat terdapat program-program yang bernuansa keagamaan dan religius.

“Saya bangga di sini ada program Tuntas Baca Al-Qur’an, saya yakin bahwa masyarakat KSB semuanya bisa mengaji, karena memang programnya ada dan ini didukung oleh pemimpinnya. Saya juga mudah menyampaikan isi ceramah, karena masyarakat KSB sudah tuntas baca Al-Qur’an. Tabarakallah,” pungkas UAS.
Selain itu para ASN dilingkup perkantoran KTC untuk melakukan sholat dhuhur dan ashar secara berjamaah. Lanjut UAS, artinya nilai-nilai dan cita-cita luhur dari ikhlas jujur dan sungguh-sungguh (IJS) akan terus terbangun. Pondasi untuk bisa menggapai IJS adalah salah satunya dengan sholat berjamaah. “Semoga apa yang telah dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati mendapat imbalan setimpal kelak diakhirat. Semoga kita, bisa bertemu dalam satu atap dengan Pemimpin kita di syurga nanti,” beber UAS.
UAS mengajak masyarakat untuk mendoakan KSB menjadi negeri “Baldatun Thoyibatun warobbun Ghofur”. Negeri yang damai, negeri yang diberkahi oleh Allah SWT. Iapun mendoakan agar pemimpin KSB serta pemangku jabatan lainnya diberkahi kesehatan, dijauhi dari segala sifat-sifat yang dilaknati oleh-Nya. Menjadi pemimpin yang amanah, tidak berkhianat pada rakyatnya.
Dalam rangkaian ceramah agamanya, UAS menyentil sedikit program Forum Yasinan yang digelar oleh Pemda KSB setiap malam Jum’at. Menurutnya, jika didaerah lain yasinan hanya dibaca ketika ada orang meninggal, peresmian suatu gedung. Namun di KSB, Yasinan telah dijadikan program daerah. Artinya pemimpin KSB menginginkan daerahnya diberikan kemudahan disegala urusan oleh Allah SWT, pemimpin KSB sadar betul bahwa tidak yang lebih berkuasa dan tidak ada satu usaha yang sia-sia jika ada campur tangan Allah SWT.
Walaupun UAS yakin masyarakat KSB sudah tuntas baca Al-Qur’an, ia tetap mengingatkan agar masyarakat KSB jangan lupa membaca Al-Qur’an. Jangan tinggalkan sholat dan berzakat.
Diakhir ceramah agamanya, UAS sekali lagi mengagumi KSB. “Tidak ada yang palsu atau imitasi di KSB. Rumputnya asli, pohon-pohonnya asli, makanannyapun enak-enak. Hampir tidak ada cela bagi kita untuk tidak bersyukur akan nikmat ini, tapi ada satu kekurangannya, mungkin hanya di KSB surban yang diberikan pada saya ukurannya kecil. Itu saja mungkin kurangnya, tapi ini sangat bagus, karena nanti mudah untuk disimpan dan dimasukkan dalam kantong jika naik pesawat,” seloroh UAS disambut riuh para jamaah tauziah tabliq Akbar.