(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Sumbawa Barat, – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, S.T. gelar Rapat Koordinasi bersama Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat se- KSB, Senin (07/12/20) pagi di Ruang Rapat Utama Graha Fitrah.

Rakor yang digelar Wabup di hari pertama pasca melaksanakan cuti ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan oleh seluruh OPD.

Berdasarkan laporan yang dihimpun selama Rakor berlangsung, situasi di seluruh Kecamatan yang ada di KSB berjalan aman dan kondusif menjelang Pilkada. Siskamling di beberapa daerah sudah mulai diaktifkan, banyak masyarakat di beberapa daerah juga sudah mulai bercocok tanam. Harga bahan pokok di KSB masih dalam kondisi stabil, dan untuk mengantisipasi bencana di KSB ada sebanyak 31 ton stok bahan pangan berupa beras hingga Januari tahun 2021.

Akibat curah hujan yang tinggi karena Lanina, beberapa daerah di KSB terjadi banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor. Meski demikian, Pemerintah Daerah, Kecamatan, hingga Pemerintah Desa dan para OPD terkait tetap melakukan kooordinasi dan bersinergi dalam menangani bencana, memperbaiki dan membersihkan saluran irigasi dan drainase, dan menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak.

Menjelang berlangsungnya Pilkada, perkembangan pencegahan dan penanganan Covid-19 di KSB hingga hari ini terkonfirmasi positif sebanyak 111 orang. Dimana 105 orang sudah dinyatakan sembuh, 1 orang melakukan isolasi mandiri dan 2 orang masih dirawat di Rumah Sakit Asy-Syifa dan Mataram, dan 3 lainnya meninggal dunia.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, S.T. meminta kepada seluruh pegawai di lingkup Pemerintah KSB agar tetap menjaga netralitas dan bekerja sesuai tupoksi. “Bekerjalah dan lakukan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing. Pilkada sebentar lagi, saya harap semua dapat menjaga netralitasnya sehingga dalam menjalankan tugas tetap mengacu dan berpegang teguh paga kode etik. Selain itu, saya meminta kepada seluruh OPD untuk tegas dalam mendisiplinkan seluruh pegawainya untuk bekerja sesuai dengan jam kerja yang sudah ditetapkan sebelumnya dan tetap melaksanakan apel di masing-masing dinas. Kita tidak akan mungkin bisa tegas ke bawah jika kita sendiri tidak disiplin. Oleh sebab itu, semua stakeholder yang ada harus mempunyai paham dan visi yang sama yaitu merasa menjadi KSB ”, kata Wabup. (Prokopim/rils152/XII/2020)