(0372) 8281747, 8281748 Fax. (0372) 8281765 prokopimksb@gmail.com

Agenda kedua setelah berkunjung ke RSUD As Syifa, Wagub mengunjungi Desa Moteng Kecamatan Brang Rea. Setiba di lokasi, rombongan Wagub disambut dengan kesenian ratob dan bagontong. Desa Moteng merupakan salah satu desa di Kabupaten Sumbawa Barat yang terbentuk 10 tahun yang lalu. Desa ini dihuni penduduk sebanyak 904 jiwa, 293 Kepala Keluarga, terdiri dari 3 dusun dan 9 RT. Walaupun umurnya masih sangat muda, Desa Moteng telah memiliki banyak prestasi. Tahun 2019 pernah meraih juara 2 lomba desa tingkat Kabupaten, juara 2 Lomba Bumdes Tingkat Kabupaten, juara 2 tertib administrasi, dan 10 besar kampung sehat.

Selain beberapa prestasi yang telah diraih, banyak juga inovasi yang sedang dan akan dilakukan. Salah satunya adalah Bapasti (bapak siap antar anak ke posyandu), Arisan kader posyandu, KSM (kas sukarela moteng), Taseba (Tabunganan sehat bayi dan balita), Depot air minum, penjualan Gas,dan lain lain. Sementara untuk mendukung zero waste, desa Moteng telah menyediakan mobil Pick up yang setiap dua kali dalam seminggu datang mengangkut sampah warga. Sementara untuk pengembangan destinasi Wisata,  Kades Moteng H. Ahyar Rosyidi menyebutkan bahwa ada sekitar 1,6 ha lahan yang akan dibebaskan yang nantinya akan menjadi agrowisata.

Pjs. Bupati Sumbawa Barat Muhammad Agus Patria, S.H., M.H. dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Kinerja Kepala Desa Moteng bersama masyarakat. Selanjutnya beliau menerangkan bahwa selama dirinya menjabat, dukungan rekan-rekan Forkopimda sangat jelas. Selanjutnya Pjs Bupati mengatakan bahwa ada 67 posyandu keluarga dari 225 posyandu yang ada di KSB. Ia ingin selama melaksanakan tugasnya dapat berbuat sesuatu yg bisa dikenang. Terkait kesejahteraan kader posyandu, diakhir sambutannya, beliau menyampaikan bahwa akan dinaikkan insentif dari Rp. 300.000 menjadi Rp.1.000.000.-

Wagub pun cukup bangga dengan semangat Gotong Royong masyarakat Desa Moteng. Tidak ada yg tidak bisa tercapai selama kebersamaan dijalankan, ungkap Wagub. Terkait Posyandu, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah pemberian edukasi kepada masyarakat, oleh karena itu, kedepannya para kader ini akan terus menerus memberikan penyuluhan, pemahaman, kesadaran kepada masyarakat agar masyarakat menjadi cerdas. Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga berharap kepada Masyarakat Moteng agar sumber Air yang ada sekarang harus terus dijaga, karena air ini akan habis kalau tidak dijaga yaitu dengan cara penghematan dan penghijauan. Sampah selain diangkut harus dipilah. Beliau juga berharap agar Desa moteng dapat menjadi desa tangguh bencana dan Bebas dari narkoba. Sebelum mengahiri sambutannya Wagub melaunching posyandu keluarga Desa Moteng sambil meninjau meja pelayanan posyandu (Prokopim/rilis157/X/2020)